Belajar Investasi Properti dari 5 Investor Terkaya di Dunia.

News

Belajar Investasi Properti dari 5 Investor Terkaya di Dunia.

19 November 2020

Guru yang terbaik adalah pengalaman, begitu juga dengan investasi properti. Belajar investasi langsung kepada investor properti terkaya di dunia, niscaya akan membuat kita lebih mantap untuk memulai bisnis investasi properti anda sendiri.

Kali ini kami ingin memberikan sekilas sejarah mengenai 5 investor properti terkaya di dunia, bagaimana mereka memulainya, menghadapi segala tantangan, dan melalui semuanya dan menjadi sesukses sekarang.

Siapa saja mereka? Mari kita hitung mundur dari urutan ke-5

Daftar 5 Investor Properti Terkaya di Dunia

5. Donald Bren


image source

Investor Amerika, yang bernama asli Donald Leroy Bren ini, adalah pemilik tunggal dari Irvine Company, sebuah perusahaan pengembang di Amerika. Kekayaan Bren pribadi mencapai USD15.3 Miliar, menjadikannya masuk ke dalam nomor 32 dari daftar 400 orang terkaya menurut majalah Forbes.

Dilahirkan di Los Angeles 88 tahun yang lalu, Donald Bren berasal dari keluarga kelas menengah keatas. Ayahnya yang pensiun dari angkatan laut, kemudian menjadi produser film. Bren muda mengenyam pendidikan di University of Washington, dimana dia memperoleh gelar sarjana di bidang administrasi bisnis dan ekonomi.

Bren memulai karir bisnisnya pada tahun 1958, dimana dia mendirikan Bren Company, yang bergerak di bidang developer rumah di Orange County, California. Pada tahun 1963 dia bersama dua rekannya mendirikan Mission Viejo Company (MVC) dan membeli lahan seluas sekitar 4000 hektar dan mulai menjalankan proyek ambisius, membangun sebuah kota Mission Viejo dari sebuah daerah yang tertinggal, menjadi sebuah kawasan rural yang paling banyak diincar para investor pada dekade 1980-1990an.

Pada tahun 1970, Bren Company dibeli oleh International Paper, salah satu perusahaan produsen kertas terbesar di Amerika Serikat, seharga USD 34 juta. Uniknya, 2 tahun kemudian Bren membeli kembali perusahaan pertamanya itu dengan harga “hanya” USD 22 juta. Hal ini disebabkan oleh resesi ekonomi yang terjadi pada saat itu.

Pada tahun 1977, Donald Bren dan sejumlah investor bergabung untuk membeli Irvine Company, sebuah perusahaan real estate besar di Amerika. Dengan kepemilikan saham sebesar 34%, Bren menduduki posisi sebagai wakil ketua dewan pemegang saham Irvine Company. Pada tahun 1996, Bren membeli semua saham dan menjadi pemilik tunggal Irvine Company.

Aset properti yang dimiliki Donald Bren mencakup banyak hotel, marina, lapangan golf, 550 gedung perkantoran, 120+ kompleks apartemen dan lebih dari 40 pusat perbelanjaan.

 

4. Reuben Bersaudara

Embed from Getty Images

Dinobatkan sebagai keluarga terkaya kedua di Inggris, David dan Simon Reuben ini berasal dari keluarga kaya di India. Keluarga mereka pindah ke Inggris pada tahun 1950. Walaupun berasal dari keluarga berada, David dan Simon bersekolah di sekolah negeri biasa. Bahkan Simon tidak tamat sekolah. Setelah itu keduanya mulai berbisnis besi tua.

Setelah memiliki modal yang cukup dari bisnis besi tuanya, kedua bersaudara ini mulai merambah dunia properti. Investasi pertama mereka adalah properti Walton’s Road dan King’s Road di Chelsea. Pada dekade 70an dan 80an kekayaan mereka bertambah dengan sangat pesat, semuanya berasal dari 2 bisnis utama mereka, besi dan properti.

Dengan kekayaan mencapai USD 18 Miliar, atau setara dengan Rp 255 Triliun, David dan Simon Reuben semakin berjaya dengan memiliki beberapa aset properti terkenal, termasuk Menara Millbank; kantor American Express di Victoria; markas Kemitraan John Lewis di Victoria; Carlton House SW1; Connaught House di Berkeley Square; London Primark di Oxford Street; Cambridge House, bekas bangunan Naval and Military Club, dll.

 

3. Wu Yajun

Embed from Getty Images

Wu Yajun adalah co-founder dan chairwoman dari perusahaan real estate terkenal di Hongkong, Longfor Properties. Dengan total kekayaan sekitar USD 18,2 Miliar, Wu Yajun masuk ke dalam daftar teratas Wanita Terkaya di China pada tahun 2012 menurut Forbes.

Berangkat dari latar belakang keluarga sederhana, Wu mengenyam pendidikan di Northwestern Polytechnical University di Shaanxi dan lulus pada tahun 1984. Sempat berprofesi sebagai jurnalis di China Shirong News Agency selama 4 tahun, Wu membangun relasi dan networking dengan orang-orang di jajaran pemerintahan dan para pebisnis. Hal inilah yang kelak membantu bisnisnya di bidang properti.

Pada tahun 1995, Wu bersama dengan mantan suaminya, Ca Kui, mendirikan Chongqing Zhongjianke Real Estate dengan investasi awal sebesar 10 Juta Yuan. Perusahaan ini kemudian melakukan rebranding menjadi Longfor Properties.

Berangkat dari lokasi bisnis di kota asalnya, Chongqing, Wu dengan Longfor Properties-nya melakukan ekspansi area bisnisnya hingga ke Chengdu, Beijing, Shanghai, Changzou dan Dalian. Kini Wu Yajun masuk ke dalam 30 Besar Orang China Terkaya menurut Forbes.

 

2. Xu Jiayin (Hui Ka Yan)

Embed from Getty Images

Chairman dari salah satu perusahaan properti ternama di China, Evergrande Group, Xu memiliki kekayaan pribadi sebesar USD 27,1 Miliar atau setara dengan Rp 426 Triliun.

Xu Yiajin dilahirkan dari keluarga sederhana di sebuah desa kecil di provinsi Henan. Ayahnya adalah seorang veteran militer perang dunia ke II. Xu dibesarkan oleh neneknya karena ibunya sudah meninggal saat dia berumur 8 bulan. Selepas SMU, dia sempat bekerja di pabrik semen.

Pada tahun 1978, Xu diterima di Wuhan Institute of Iron and Steel (kini Wuhan University of Science and Technology). Setelah lulus kuliah, Xu ditugaskan di salah satu divisi Wuyang Iron & Steel Company, dimana di situ karirnya mulai menanjak hingga dipromosikan menjadi direktur pada tahun 1985.

Setelah 7 tahun berkarir sebagai direktur di Wuyang, Xu memutuskan untuk mengundurkan diri dan pindah ke Shenzhen, sebuah zona ekonomi spesial di provinsi Guangdong. Disana dia kemudian bekerja di salah satu perusahaan trading bernama Zhongda, dan menjadi presiden di salah satu anak perusahaannya, Quanda, satu tahun kemudian.

Pada tahun 1997, setelah dia pindah ke Guangzhou, Xu mendirikan Evergrande Group dan menduduki posisi chairman. Klub sepakbola milik Xu, Guangzhou Evergrande Football Club juga cukup sukses di kancah persepakbolaan Asia, sehingga brand Evergrande sendiri menjadi ikut melambung.

Pada tahun 2020, Forbes memasukkan nama Xu Jiayin sebagai Biliuner China Terkaya nomor 3.

 

1. Yang Huiyan


image source

Walaupun terbilang masih sangat muda untuk ukuran seorang multi-triliuner, Wanita kelahiran Guangdong, China, 39 tahun yang lalu ini memiliki kekayaan yang tidak main-main. Dengan jumlah kekayaan mencapai USD 28,5 Miliar, Yang Huiyan dinobatkan menjadi wanita Asia terkaya pada tahun 2015 versi CNN dan masuk dalam jajaran Top 10 Wanita Terkaya di dunia versi Forbes.

Dengan kekayaan yang sebagian besar berasal dari warisan ayahnya, Yang Guoqiang, Yang Huiyan bertanggung jawab atas 57% saham pengembang real estate terkemuka di China, Country Garden Holdings. Yang Guoqiang sendiri membangun perusahaan Country Garden benar-benar dari nol. Pernah bekerja sebagai petani dan pekerja bangunan, Guoqiang membangun Country Garden hingga memiliki total aset USD 161,2 Miliar atau setara dengan Rp 2.282 Triliun.

Sedangkan Yang Huiyan sendiri dengan bakat bisnis yang diturunkan oleh ayahnya, menurut informasi yang dilansir Forbes, mampu menambah pendapatan Country Holdings sebesar USD 410 Juta dengan menjual sahamnya.

 

Belajar Investasi dari yang Berpengalaman

Seperti kata pepatah lama, “Pengalaman adalah Guru yang paling Berharga”, begitu juga dengan cara kita untuk belajar investasi, disini investasi properti pada khususnya.

1. VISI

Kita bisa meniru Donald Bren yang memiliki visi membangun kota impian, Mission Viejo, dari kawasan tertinggal menjadi kawasan magnet investor.

2. MENTAL

Tidak perlu malu berangkat dari bisnis yang terkesan tidak prestise seperti David & Simon Reuben dengan bisnis besi tuanya, atau Xu Jiayin yang pernah bekerja sebagai pekerja bangunan.

3. JELI

Seperti Yang Huiyan yang jeli melihat kesempatan untuk menambah revenue bisnisnya, dia menjual saham disaat yang tepat, demikian juga dengan Anda yang dituntut untuk jeli melihat kesempatan yang ada di depan mata.

Sama seperti Donald Bren yang mampu membeli lagi perusahaannya dengan harga murah, Anda yang ingin memulai bisnis anda sebagai investor properti bisa memulainya sekarang disaat harga properti berada di titik stagnan. Di saat keadaan ekonomi sudah membaik di masa depan, anda akan mendapat capital gain yang berlipat dari aset properti yang anda miliki sekarang.

Bila anda sudah yakin untuk memulainya, anda bisa menghubungi kami di No. Telp (+62 21) 7538883, WhatsApp +62 819 7538 883 atau mengirim email, dan tim kami akan dengan senang hati untuk membantu anda memulai langkah awal investasi properti anda.


Sources:

Share this News:

Latest News