Pengertian Biaya Provisi dan Seluk-Beluknya sebelum Pengajuan KPR

News

Pengertian Biaya Provisi dan Seluk-Beluknya sebelum Pengajuan KPR

16 May 2021

Dalam pengajuan KPR untuk membeli rumah baru, tidak hanya informasi soal biaya pembayaran uang muka ataupun uang angsuran bulanan saja yang harus anda ketahui. Sebab, terdapat sejumlah biaya tambahan yang harus anda persiapkan sebagai persyaratan pengajuan KPR. Salah satunya adalah biaya provisi.

Mungkin saat ini anda masih bingung mengenai biaya provisi. Nah, sebagai informasi, kali ini kami akan mengulas pengertian biaya provisi dan seluk-beluknya yang wajib anda ketahui sebelum mengajukan KPR.

Untuk selengkapnya, yuk kita simak artikel di bawah ini!

Pengertian Biaya Provisi

Pengertian biaya provisi adalah biaya tambahan dalam pengajuan KPR atau sejenisnya.

Umumnya, biaya provisi pada pengajuan kredit merupakan biaya yang harus anda bayarkan atas dasar balas jasa ataupun imbalan saat pinjaman disetujui oleh pihak bank.

Besaran persentase atas biaya ini jumlahnya berbeda-beda tergantung dari jumlah pinjaman yang anda ajukan.

Persentase Biaya Provisi

Biaya provisi berlaku pada pinjaman seperti KPR (Kredit Pemilikan Rumah), KMG (Kredit Multi Guna), ataupun KTA (Kredit Tanpa Agunan) dengan nilai persentase yang berbeda-beda.

Diantara ketiganya, KPR biasanya menerapkan besaran persentase yang paling konsisten, yakni sebesar 1% dari total pinjaman yang telah disetujui oleh bank.

Sementara untuk KMG ataupun KTA, persentase biaya provisi yang dikenakan jumlahnya variatif, tergantung dari kebijakan bank.

Biasanya sekitar 0,5% hingga 3,5% dari total pinjaman yang disetujui. Untuk KMG, umumnya biaya provisi yang dikenakan jumlahnya jauh lebih rendah karena proses pinjaman biasanya memerlukan jaminan seperti sertifikat rumah ataupun BPKB surat kendaraan.

Pembayaran Biaya Provisi

Untuk KPR, biaya provisi harus anda bayarkan di muka atau di awal setelah pengajuan pinjaman disetujui dan sebelum dilakukannya akad kredit KPR.

Cara Menghitung Biaya Provisi

pengertian biaya provisi

Cara menghitung biaya provisi yang harus anda bayarkan saat melakukan pengajuan pinjaman KPR sangatlah sederhana.

Anda hanya perlu mengalikan persentase biaya provisi yang sudah disepakati oleh kedua belah pihak dengan total pinjaman yang telah disetujui. Kendati demikian, penghitungan biaya ini bisa berbeda jika terdapat perubahan dalam pengajuan kredit pinjaman, misalnya adanya pembayaran uang muka.

Jika anda membayarkan uang muka dalam pengajuan kredit, anda dapat mengurangi total harga kredit dengan uang muka yang anda bayarkan agar bisa mendapatkan dasar perhitungan dari biaya provisi.

Kemudian, kalikan jumlah yang telah dikurangi dengan uang muka dengan nilai persentase biaya provisi yang dikenakan oleh pihak bank.

Ilustrasi Perhitungan Biaya Provisi di Lavanya Hills Residences

Misalnya, biaya provisi satu persen dikalikan dengan pokok kredit setelah dikurangi uang muka adalah sebesar Rp 2,250,000,000

Maka besarnya biaya provisi yang harus anda bayarkan adalah sebesar Rp 22.5 Juta.

Gratis Biaya Provisi di Lavanya Hills Residences

Biaya provisi selalu dikenakan dalam segala bentuk pinjaman kepada bank, termasuk KPR. Namun, Lavanya Hills Residences menawarkan gratis biaya provisi kepada anda.

Bagaimana caranya?

Kami memberikan promo gratis biaya provisi untuk setiap pembelian satu unit rumah tipe LAKSHMANI FULL FURNISHED.

Klik tautan di bawah ini untuk informasi lebih lanjut

Selain anda tidak dipusingkan dengan adanya tambahan berbagai macam biaya, anda juga tidak perlu repot memilih-milih furniture untuk mengisi hunian baru anda di Lavanya Hills Residences ini nantinya.

Pindah rumah, cukup bawa koper saja!

Penawaran ini berlaku terbatas untuk beberapa unit tertentu! Dapatkan hunian impian anda, sebelum kehabisan.

Untuk keterangan lebih lanjut mengenai promo ini, anda bisa menghubungi tim kami di:

  • Live chat atau
  • Melalui telepon nomor (+62 21) 7538883 atau
  • melalui WhatsApp di +62 878 7777 8883.
Share this News:

Latest News