Pengertian ROI dan Capital Gain dalam Investasi Properti

News

Pengertian ROI dan Capital Gain dalam Investasi Properti

08 January 2021

Bagi anda yang menggeluti dunia properti tentu tahu beberapa istilah yang ada dalam dunia properti. Salah satunya ROI (Return on Investment) dan Capital Gain.

Nah bagi anda yang hendak masuk ke dunia properti atau berinvestasi properti namun tidak mengetahui kedua istilah tersebut, sebaiknya cari tahu dahulu penjelasannya.

Pengertian ROI dan Capital Gain Dalam Dunia Properti

Pengertian Capital Gain

Capital gain merupakan keuntungan atau laba yang diperoleh dari suatu investasi. Harga properti yang lebih tinggi pada saat dijual dibandingkan pada saat dibeli menghasilkan keuntungan bagi investor, sebaliknya apabila harga jual lebih rendah dibandingkan harga beli maka investor mengalami kerugian (capital loss).

Bagi anda yang berencana untuk berinvestasi properti dan ingin mendapatkan capital gain, sebaiknya tahan dahulu atau jangan menjual properti yang sudah dibeli dalam waktu dekat. Karena tujuan utama dari investasi properti adalah mendapatkan keuntungan yang berlipat ganda dalam jangka panjang.

Semakin lama properti ditahan, maka capital gain akan semakin besar pula.

Biasanya potensi kenaikan harga dari sebuah rumah adalah 10%-20% setiap tahunnya.

Namun jika rumah berada di lokasi yang masih tahap pengembangan dan memiliki prospek yang baik, nilai kenaikannya bisa mencapai 25-30%.

Di daerah Cinere, Depok misalnya; kawasan ini berada di perbatasan Jakarta Selatan dan Kota Depok. Untuk saat ini saja, kawasan Cinere dikelilingi oleh 4 Jalan Tol besar dan banyak fasilitas penunjang dari kesehatan, pendidikan, perbelanjaan hingga olahraga.

Sehingga bisa diperkirakan kenaikan harga jual properti di kawasan ini dalam beberapa tahun mendatang akan sangat meningkat drastis.

Baca juga jenis-jenis investasi properti

Pengertian ROI (Return on Investment)

Dalam dunia properti, ROI kerap digunakan untuk menentukan nilai keuntungan dari sebuah investasi properti. ROI sendiri merupakan sebuah persentase dari total laba yang didapat baik itu melalui capital gain ataupun income dari sewa yang dikurangi total investasi dan dibagi total investasi.

Untuk investasi properti, cara menghitung keuntungannya sangat mudah. Hanya dengan membandingkan selisih harga properti saat ini dengan harga pada saat membeli. Selisih harga kemudian dibagi dengan harga awal ketika pembelian properti.

Sebagai gambaran;

Misalnya A membeli bangunan seharga 150.000.000. satu tahun kemudian dia menjual bangunannya seharga 250.000.000 dikarenakan harga pasar yang naik. Cara menghitung keuntungan investasi si A adalah 250.000.000 – 150.000.000, hasilnya dibagi 150.000.000 dan dikali 100%. Maka A akan mendapat keuntungan sebanyak 67%.

Selain jual – beli, investor juga bisa mendapat keuntungan dari penyewaan aset properti. Keuntungan yang dihitung dari nilai sewa per tahun dibandingkan dengan harga properti dapat disebut sebagai yield.

Sebagai contoh si A yang membeli properti sebesar 100.000.000 memutuskan untuk menyewakan dengan harga 5.000.000 per tahun, maka yield property sebesar 5%.

Baca juga beberapa manfaat investasi rumah

Untuk mengetahui perkiraan berapa ROI anda jika berinvestasi di Lavanya Hills Residences, kami siap membantu anda di (+62 21) 7538883 atau melalui WhatsApp di +62 819 7538 883

Share this News:

Latest News